5 Kesalahan Umum SEO Yang Memerlukan Perbaikan Total

Mistake Mistake

Setiap manusia pasti pernah melakukan suatu kesalahan baik disengaja maupun tidak disengaja baik besar maupun kecil. Dan kesalahan kesalahan tersebut bisa menjadi guru yang terbaik di masa depan. Namun mengecilkan resiko dalam melakukan kesalahan dapat mengurangi waktu kita dalam melakukan pengembangan website dan mungkin juga akan mengurangi biaya operasional. Jika dilihat dari sisi tersebut, maka akan banyak sekali hambatan dalam melakukan hal-hal yang diangggap benar. Walapun sebenarnya hal-hal tersebut akan membuat kita menemukan dan mempelajari sesuatu yang baru.

Berikut ini adalah beberapa kesalahan SEO secara umum yang harus membuat Anda merubah total desain dan memerlukan banyak waktu:

1. Website Percobaan di Index, Website Utama Tidak

Sudah menjadi hal yang biasa jika seorang developer website memiliki beberapa kloningan situs sebagai bahan percobaan. Situs percobaan tersebut digunakan untuk menguji berbagai perubahan dalam modifikasi sebelum diterapkan pada situs utama. Beberapa orang tidak menyadari ketika hal ini terjadi dan merupakan hal yang berpotensi rendah. Namun tidak sedikit yang harus mendesain ulang website ketika hal tersebut sudah terlambat.

Kasus seperti ini biasanya disebabkan karena lupa memblokir halaman tersebut agar tidak diindex oleh mesin pencari. Strategi sederhana yaitu dengan menambahkan atribut pada file robots.txt dan juga pada header halaman. Karena hal umum inilah website yang dalam mode pengembangan akan lebih menonjol dibandingkan website utama yang jarang disentuh. Mungkin saja situs yang lebih sering diupdate akan terlihat lebih menarik.

Tindakan yang disarankan adalah sebagai berikut:

  • Memberikan tambahan line pada file robots.txt untuk memblokir pengindex-an pada situs yang dijadikan bahan percobaan
  • Menambahkan atribut nofollow dan noindex pada header setiap halaman situs yang dijadikan bahan percobaan.

Setelah melakukan hal-hal diatas, pastikan situs utama tidak terblokir dan dapat diindex dengan baik. Karena jika kedua situs tersebut masih sama-sama diindex akan menjadi permasalahan yang disebabkan oleh duplikasi konten dan kemiripan situs. Pengaruh yang sering terjadi dalam hal ini adalah merosotnya jumlah pengunjung dari Search Engine.

2. Kode Analystic Tidak Terpasang Dengan Baik

Pentingnya layanan Analistik pihak ketiga harus memerlukan kehati-hatian dalam penerapan terhadap situs yang akan dipasang maupun pada kode yang akan ditempatkan di situs tersebut. Kesalahan pada pemasangan kode Analistik memerlukan perubahan besar pada statistik yang sudah terlanjur tersimpan pada layanan tersebut.

  • Membuat Profile Baru: Pada layanan analistik website seperti Google Analystic menyediakan berbagai profile baru yang dapat digunakan untuk menambahkan data situs lain. Karena sebelumnya sudah terjadi kesalahan sehingga data yang tercatat tidak tepat, maka penting untuk membuat profile baru dan menghapus profile yang lama.
  • Subdomain: Kesalahan lain yang biasa terjadi adalah tidak menambahkan subdomain baru dengan kode Analystic yang berbeda. Pastikan setiap subdomain memiliki statistiknya masing-masing.
  • Periksa Kode: Lakukanlah hal-hal umum lainnya seperti memeriksa kode apakah sudah terpasang dengan baik sehingga kedepannya data yang sudah dicatat bertahun-tahun tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan Anda harus mendesain ulang semuanya.

Pencatatan statistik yang terjadi secara nyata memang harus didapat seakurat mungkin dan berdasar pada kenyataan. Jika terjadi kesalahan yang disengja ataupun tidak disengja dan telah berjalan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan suatu masalah dikemudian hari.

3. Tidak Sengaja Mengubah Struktur URL

CMS seperti Wordpres dapat diatur sesuka hati agar memiliki struktur URL yang baik dan SEO Friendly. Kadang-kadang kita memerlukan beberapa perubahan struktur ketika dalam masa percobaan agar URL terlihat rapi dan memiliki sinyal yang unik. Namun merubah struktur URL ketika banyak halaman telah terindex adalah suatu kesalahan besar.

Contoh kesalahan perubahan struktur mungkin seperti berikut ini:

  • Berpindah dari subfolder ke subdomain: misalnya saja url http://www.contoh.com/folder kemudian dirubah menjadi http://folder.contoh.com/
  • Mengubah nama folder atau direktory: seperti contoh berikut ini: http://contoh.com/folder-lama/halaman.html dan dirubah menjadi http://contoh.com/folder-baru/halaman.html
  • Merubah url internal dan id halaman seperti berikut ini: http://contoh.com/?p=12 menjadi halaman http://contoh.com/judul-konten.html

Beberapa hal yang perlu diingat sebelum melakukan perubahan tersebut:

  • Jika tidak benar-benar perlu untuk mengubah struktur URL, mungkin akan lebih baik untuk menjaga URL tersebut apa adanya agar tidak menimbulkan masalah.
  • Cobalah untuk lebih rajin mengecek di Google Webmaster Tools untuk mengecek apakah ada URL error yang perlu untuk diperbaiki.
  • Mengubah subfolder menjadi subdomain memang akan menjadi hal yang baik dalam SEO, tapi hati-hatilah dalam mengimplementasikan hal tersebut.
  • Buat halaman 404 dengan baik yang membantu pengguna mengarahkan lalu lintas menuju tempat yang tepat.

Masalah ini adalah masalah yang paling rumit dan juga memerlukan waktu lama untuk memperbaiki jika sudah terlanjur terjadi. Penanganan yang cepat dan tepat akan meminimalisir dari berbagai kesalahan dan efek negatif lainnya.

4. Menggunakan Kode dan Fitur Baru

Di era perkembangan teknologi informasi yang modern saat ini, berbagai peningkatan dan pembaruan dalam bahasa program website memiliki banyak peningkatan dan penambahan. Namun hati-hati dalam melakukan perubahan besar pada situs Anda. Jangan sampai memperlambat kecepatan dan mengurangi performa situs.

Dalam beberapa kasus, perbaikan yang ditujukan untuk mengoptimalkan dan memperbaiki kecepatan website justru akan membuatnya menjadi semakin menurun. Misalkan dengan menerapkan kode JavaScript, Ajax yang dibuat untuk tujuan mempercepat akses namun akan mempersulit perayapan mesin pencari. Hal ini kadang tidak disadari oleh sebagian besar desainer website yang mentingkan dinamisasi website namun kurang memperhatikan optimasi dari website tersebut.

Pastikan penambahan dan perubahan kode yang diterapkan juga akan berdampak baik pada search engine.

5. Kata Kunci Berubah Total

Ketika sebelumnya sebuah halaman web telah teroptimasi dengan baik dengan kata kunci awal yang telah dibangun dan kini melakukan perubahan total kata kunci tersebut dapat menurunkan kekuatan kata kunci yang telah dibidik sebelumnya.

Melakukan perubahan kata kunci memang bukan suatu kesalahan, namun jika sebelumnya posisi website dapat teroptimasi dengan baik, kenapa harus melakukan perubahan total? Walaupun sifatnya bukan merubah namun hanya menambahkan kata kunci dimasa mendatang dengan keyword yang berbeda, dapat menyebabkan kurang kuatnya optimasi yang telah dibangun sebelumnya.

Karena semua tindakan dapat berpengaruh dalam SEO, maka perbaikilah sebelum kesalahan yang terjadi semakin besar. Kesalahan besar yang terjadi memerlukan perbaikan total agar semua kembali menjadi seperti yang diharapkan.

2 Comments on 5 Kesalahan Umum SEO Yang Memerlukan Perbaikan Total

  1. artikelnya bagus sekali Gan, saya benar-benar pernah mengalaminya, saya pernah lakukan “Tidak Sengaja Mengubah Struktur URL” setelah sekian lama rasanya ingin mengubah artikel, padahal URL-nya sudah terindek oleh google, tapi koq rasanya kurang pas, URL-nya jadilah saya ubah sehingga harus dari nol lagi karena URL nya belum terindek oleh Google, terima kasih

  2. terimakasih gan infonya..menambah wawasan saya tentang yang harus dihindari dari seo

Leave a comment

Your email address will not be published.


*