Apa Itu Content Locking Pada Iklan CPA?

Ilustrasi Content Locking Ilustrasi Content Locking

Beberapa orang yang telah bermain CPA mungkin pernah mendengar istilah Content Lock atau Content Locking, apakah itu? Apa fungsinya? Apa saja keunggulan dari Content Locking ini?

Singkatnya, Content Locking adalah tempat anda menempatkan sebuah JavaScript dimana pengunjung “dipaksa” mengisi penawaran CPA untuk membuka kunci dibalik konten utama yang dituju.

Contoh: pengunjung ingin mendownload musik gratis di situs Anda, tapi sebelum dia bisa mendowload, sebuah kotak Pop-up muncul yang berisi penawaran CPA (Misalnya Survey pengguna VCC di Indonesia) dan dia harus mengisi penawaran tersebut sebelum bisa mendownload musik tersebut.

Jadi sangat penting untuk memperhatikan seberapa berharaganya konten yang harus di Lock di situs Anda. Jika konten tersebut sangat berharga dan tidak ditemukan di situs lain, pengunjung akan bersedia mengisi survey tersebut. Namun jika tidak, ia akan lebih memilih untuk mencari situs lain.

Disini kita harus memberikan konten/file yang sangat Langka yang tidak ada pada situs manapun, sehingga dengan demikian akan besar kemungkinan pengunjung berinteraksi dengan iklan CPA tersebut. Dapat disimpulkan bahwa konten locking berfokus pada trafik dan konten yang unik.

Kronologi nya seperti ini:

  1. Berikan konten gratis keren
  2. Kunci link konten tersebut menggunakan script dari Content Locking pada layanan CPA
  3. Ajak pengunjung untuk melakukan sebuah tindakan agar dapat melanjutkan proses download

Tidak seperti affiliasi marketing, pengunjung tidak harus melakukan pembayaran atau pembelian. Cukup mengajak pengunjung melakukan suatu tindakan dan Anda akan mendapat keuntungan. Anda dibayar untuk menghubungkan titik-titik itu, intinya kamu penghubung lalu lintas.

Sekedar catatan bahwa CPA adalah singkatan dari Cost Per Action. Bukan berupa penjualan, Anda dibayar jika pengunjung melakukan tindakan tertentu seperti memasukkan email, kode pos, dan lain-lain. Dengan demikian tidak memerlukan pelanggan, penjualan, dan dukungan. Karena itulah CPA sangat terukur, sangat mirip dengan Pay Per View.

Disini Content Locking sangat menarik. Ini memungkinkan Anda memonetize keywords yang akan sangat sulit di monetasi dengan cara lain. Trafik tinggi, kata kunci kompetisi rendah, percaya atau tidak ada situs yang memiliki banyak pengunjung, tapi sedikit menghasilkan dari trafik tersebut. Ini karena konten yang tidak memiliki cara langsung untuk memonetize. Entah karena trafik yang terlalu umum untuk mempromosikan program Afiliasi atau kontennya tidak cukup ditargetkan.

Disinilah Content Locking bisa menjadi suatu permainan yang menarik. Sangat mirip dengan bagaimana Adsense menciptakan jutaan konten instan sehingga tidak ada yang tau cara memonetasi dengan benar untuk menghubungkan titik-titik itu. Kembali ke tahun 2014, Google Adsense sangat murah hati dalam membayar biaya per klik, sayangnya semua itu sudah berubah. Semakin banyak publisher adsense akan semakin turun nilainya.

Tapi dengan konten Locking Anda bisa melakukan sesuatu yang sangat mirip. Satu-satunya perbedaan adalah konten memang harus cukup menarik bagi mereka untuk ingin mendapatkan akses terhadapnya. Ini hanya membutuhkan sedikit kreativitas.

Mahasiswa jurusan Teknologi Informasi di STMIK Indonesia Banjarmasin,

no description about myself 😛

Leave a comment

Your email address will not be published.


*