Mengapa Linux Anti Malware?

Ini gambar Ransomware, cuma ilustrasi aja bro
Ini gambar Ransomware, cuma ilustrasi aja bro

User Windows yang ingin mencoba sensasi Linux pasti bertanya mengapa linux anti malware? Meski tidak 100% benar namun bisa dipastikan bahwa Linux punya tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan sistem operasi sebelah (?)

Yap, banyak yang bilang kalau Windows itu rawan terserang penyakit menular, Virus, Cacing (Worm), Malware de-el-el, Tapi nggak apa-apa, kan sudah ada antivirus? Yang penting OS dan Antivirus nya bukan aplikasi bajakan dijamin aman deh.

Oke balik lagi ke Linux, jadi benarkah Linux anti malware? Sebelum kita bahas lebih jauh, mari kita lihat definisi Malware terlebih dahulu, Cekidot

Apa Itu Malware?

Menurut Wikipedia, malware adalah perangkat lunak apa pun yang sengaja dirancang untuk menyebabkan kerusakan pada komputer, server, klien, atau jaringan komputer . Malware melakukan kerusakan setelah ditanam atau diperkenalkan dengan cara tertentu ke komputer target dan dapat mengambil bentuk kode yang dapat dieksekusi langsung, script, yang disebut “konten aktif” ( Microsoft Windows ), dan bentuk data lainnya. Beberapa jenis malware sebagian besar disebut di media sebagai virus komputer , worm ,Trojan horse , ransomware , spyware , adware , dan scareware , di antara istilah lainnya. Malware memiliki niat jahat, bertindak melawan kepentingan pengguna komputer — dan karenanya tidak termasuk perangkat lunak yang menyebabkan kerusakan yang tidak disengaja karena beberapa kekurangan, yang biasanya digambarkan sebagai bug perangkat lunak.

Kutu, kecil tapi ganggu banget

Oke gan, itu saya kutip dari Wikipedia ya! untuk lengkapnya bisa dibaca sendiri di Wikipedia 🙂

Jadi disitu disebutkan bahwa Malware itu perangkat lunak yang “Jahat”, bisa berupa Virus, Ransomware, dll. Perangkat lunak yang bisanya merusak gan, tidak ada niat baik, pokoknya dia jahat banget :v

Nah singkatnya perangkat lunak apapun yang bisa merusak kita sebut aja malware ya gan, gitu aja deh biar nggak pusing 😉

Oke lanjut, Jadi benarkah di Linux Tidak ada Malware? Linux Anti Malware? Kenapa Linux Anti Malware?

Kok saya jadi mengulang-ulang kata Anti Malware disini yak? Maklum gan, lagi ngejar keyword biar tulisan yang berjudul Kenapa Linux Anti Malware ini bisa di Page-One gitu seperti teman-teman yang lain hehe.

Alasan Kenapa Linux Anti Malware:

Oke jadi ada beberapa alasan yang saya rangkum dibawah ini yang akan menjelaskan secara lebih gamblang kenapa Linux itu bebas dari yang namanya penyakit kumat Malware.

Beda Aplikasi Bro…

difference, jangan sampai perbedaan itu menjauhkan ☺🙂

Jelas beda bro aplikasi di Linux dengan di Windows bro..

Kalau kamu coba jalankan aplikasi Windows di Linux ya nggak bakalan jalan bro.

Faktanya lebih dari 70% aplikasi di desain untuk komputer ber-OS Windows. Jadi ada banyak banget kan aplikasi di Windows, baik bahaya atau nggak yang pasti banyak bro.

Dan kalau kamu mencoba menjalankan aplikasi Windows yang mengandung Malware di Linux jelas tidak bisa, Kenapa? nggak usah ditanya lagi bro, kan beda aplikasi :3

Root – User, Rules, Beda Hak Akses bro

Like a boss, can do anything

Sudah tau kan bro kalau di Linux ada yang namanya user Root, Hirarki tertinggi yang jadi user bos paling duwur dewe.

Sistem seperti ini bro yang bikin malware susah berkembang di OS berbasis Linux, dikit-dikit minta sandi root, dikit-dikit izin dulu.

Nggak seperti di Windows kan bro yang sekali klik, semuanya sudah otomatis.

Otomatis masuk ke Autostart, otomatis berjalan di sistem service, otomatis jalan sendiri nggak bilang-bilang sama yang punya.

iya kalau program baik bin alim, nah kalau program iseng ya bisa merusak gimana bro? Seperti ransomware gitu yang minta tebusan 😮 Kan serem bro, apalagi pas nggak ada uang, mau nggak bayar data kita hilang bro 🙁

Di linux memang nggak otomatis bro?

Otomatis sih bisa juga bro, tapi kebanyakan user linux itu paham apa yang mereka lakukan.

Misalnya biar bisa otomatis jalan, user linux harus buat dulu skrip seperti ini:

[Unit]
Description=Apache Spark Master and Slave Servers
After=network.target
After=systemd-user-sessions.service
After=network-online.target

[Service]
User=spark
Type=forking
ExecStart=/opt/spark-1.6.1-bin-hadoop2.6/sbin/start-all.sh
ExecStop=/opt/spark-1.6.1-bin-hadoop2.6/sbin/stop-all.sh
TimeoutSec=30
Restart=on-failure
RestartSec=30
StartLimitInterval=350
StartLimitBurst=10

[Install]
WantedBy=multi-user.target

Jalankan service nya bro

sudo systemctl start spark.service

Untuk stop pakai perintah ini

sudo systemctl stop spark.service

Menambahkan ke autostart bro, biar bisa jalan sendiri waktu komputer nyala:

sudo systemctl enable spark.service

Nah ribet kan bro 😅

Bayangin aja bro gimana caranya virus yang kamu buat di Linux bisa nular ke komputer lain, komputer teman gitu? iya kalau komputer dia Linux juga, saya yakin di kelas anda yang pakai linux paling satu-dua orang aja, atau mungkin tidak ada?

Kalau tidak ada gimana cara menularkan Malware ke komputer Linux lain bro?

Mulai paham kan gimana susahnya menularkan ke sesama pengguna Linux?

Open Source Bro

ini gambar saya nemu, pokoknya mau pasang gambar aja yang ada tulisannya itu hehe

Ada kelebihan lain bro dari software Open dan terbuka ini. Apa itu bro?

Yang namanya Open, kode program nya bisa dilihat siapa saja bro. Dan saya yakin pengguna Linux akan memilih software yang Open Source dibanding Close Source bro.

Memang kenapa bro kok pilih yang Open bro?

Karena Open, semua orang bisa baca bro baik yang ngerti program atau nggak. Kalau yang nggak ngerti program bisa angguk-angguk sambil senyum-senyum manis bro 🤣

Nah untuk yang paham bahasa program dia akan kontribusi bro, bantu cek itu kode nya sudah bener belum bro, ada kode berbahaya nggak bro, dan jugak bisa bantu perbaiki jika kode program tersebut belum sesuai standard keamanan bro 😎

Saling bantu itu indah bro 😇

Trusted Repository

Saya yakin, yang pake linux lebih sering install aplikasi dari Official Repository dibandingkan download binary atau installer linux.

Kenapa harus lewat Repository?

Ya Jelas! Mudah, Praktis, Apalagi?

daripada download cari sana cari sini kan mending install lewat repositori, tinggal ketik satu baris perintah lalu enter!

sudo apt-get install firefox

Maka browser Rubah Api (dibaca Firefox) langsung terinstall di laptop Linux anda.

Sesimple itu bro?

Iya dong 😎

Itulah kelebihan repository linux!

Kamu tidak perlu capek-capek cari aplikasi di Google, download di website, cari crack dll, belum lagi ternyata program yang kamu download disisipin malware. 😣 duh kan kesel bro!

Kelebihan lain dari Repository Linux adalah kebersihan yang terjaga, semua program disini sudah di kurasi, di cek satu-satu, open source, dan bebas malware tentunya 😍

Selain itu instalasi program lewat Repository jadi lebih mudah untuk update!

Coba bayangkan kalau kamu download program manual, install banyak program, kalau ada versi baru? ya harus download lagi 😛

Beda cerita kalau kamu install lewat Repository, cukup ketik:

sudo apt-get update

lalu ketik

sudo apt-get upgrade

Maka semua aplikasi kamu akan di update ke versi terbaru, keren nggak bro? 😍

Saya nggak mau update semuanya, boros kuota! Gimana gan?

jika kamu cuma mau update Firefox aja bro, ya tinggal ketik:

sudo apt-get --only-upgrade install firefox
sudo apt-get install firefox

Selalu ada jalan menuju Roma bro 😅

Nggak perlu lagi pusing karena ini gratis.. tis.. tiss……

Saya ngantuk bro… 😴

Okay, karena saya menulis artikel ini tengah malam jadi sudah ngantuk bro..

Jam disini sudah menunjukkan pukul 02:23, duh jam kalong ini

Jadi saya akhiri dulu dan cukup sampai disini….

****

Oke, untuk menjaga kesehatan sang penulis ini maka dengan segera akan saya akhiri artikel iseng berjudul Mengapa Linux Anti Malware? ini. (Saya cetak tebal kata orang itu SEO friendly 😶) entahlah

(ini cuma memperpanjang aja biar artikel nya jadi tambah panjang)

Sebenarnya inti dari tulisan ini adalah memberikan alasan-alasan yang tidak begitu menarik (saya yakin anda bacanya skip-skip wkwk 😋) mengenai Linux dan Malware (saya cetak tebal lagi🤣) <- ini yang master SEO saya yakin paham dan sedang tersenyum manis 😋

Bonus…

Apakah di Linux benar-benar anti malware dan tidak ada malware sama sekali?

Tidak!

Di linux juga ada Malware, bahkan lumayan parah 😅

Malware di Linux bukan menyerang komputer rumahan, melainkan ke server-server yang terhubung ke jaringan bro.

agan bisa baca disini: https://en.wikipedia.org/wiki/Linux_malware

Hayoo dibaca gan yang rajin, jangan di skip-skip lagi wkwk 🤣

Kesimpulannya tidak ada OS yang benar-benar aman gan,

Kalau mau OS yang aman ya kamu buat aja sendiri.

OS buatan sendiri pastinya tidak dimengerti oleh orang lain. Jadi cuma kamu yang bisa buat Malware nya!

Lanjut tidur gan

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*