Arti kata Mati

Arti kata mati menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut:

mati v 1 adalah sudah hilang nyawanya; tidak hidup lagi: anak yg tertabrak mobil itu mati seketika itu juga; pohon jeruk itu sudah mati , akarnya pun sudah busuk; 2 tidak bernyawa; tidak pernah hidup: batu ialah benda mati ; 3 tidak berair (tt mata air, sumur, dsb); 4 tidak berasa lagi (tt kulit dsb); 5 padam (tt lampu, api, dsb); 6 tidak terus; buntu (tt jalan, pikiran, dsb): krn pikirannya sudah mati , ia tidak dapat berbuat apa-apa; 7 tidak dapat berubah lagi; tetap (tt harga, simpul, dsb); 8 sudah tidak dipergunakan lagi (tt bahasa dsb); 9 ki tidak ada gerak atau kegiatan, spt bubar (tt perkumpulan dsb): kalau tidak diurus, koperasi itu akan mati ; 10 diam atau berhenti (tt angin dsb): perahu layar itu terombang-ambing di tengah laut krn angin mati ; 11 tidak ramai (tt pasar, perdagangan, dsb): setelah ada pasar swalayan, pasar ini mati ; 12 tidak bergerak (tt mesin, arloji, dsb): saya terlambat krn jam saya ternyata mati ;
mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak, pb anak dan bapak wajib tolong-menolong; mati dicatuk katak, pb orang yg berkuasa dikalahkan oleh orang yg lemah; mati gajah tidak dapat belalainya, mati harimau tidak dapat belangnya, pb tahu melakukan perbuatan jahat dan tahu pula menyembunyikan dan menghilangkannya; mati ikan krn umpan mati sahaya krn budi, pb manusia dapat dibujuk atau dikuasai dng budi atau mulut manis; mati tidak akan menyesal, luka tidak akan menyiuk, pb sudah berketetapan hati untuk melakukan sesuatu dan tidak akan menyesal atau mengumpat kemudian jika timbul peris-tiwa yg tidak baik krn perbuatan itu; kita semua mati , tetapi kubur masing-masing, pb lain orang lain pikirannya; spt orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak, pb seseorang yg daif yg tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan semakin susah;
mati angin 1 tidak ada angin sama sekali; 2 ki tidak berdaya lagi;
mati ayam cak mati konyol;
mati bebang 1 mati krn tidak dapat keluar (tt bayi yg hendak lahir); 2 mati ketika melahirkan anak krn bayi tidak dapat keluar;
mati beragan 1 tampaknya sudah mati, tetapi nyatanya belum; mati samar; mati suri; 2 mati mendadak; 3 Mk mati dng sengaja (bunuh diri);
mati beranak mati ketika melahirkan anak;
mati berangai mati beragan; mati suri;
mati berkalang tanah mati tergeletak di tanah;
mati bersebab mati yg tidak wajar;
mati bongkong mati konyol (sia-sia);
mati bujang 1 penyakit tanaman (terutama pd cengkih), mula-mula pucuknya layu, kemudian pohonnya kering dan mati sebelum menghasilkan bunga (buah); 2 mati muda sebelum menikah;
mati garing mati krn kelaparan;
mati haid batas akhir masa reproduksi seorang wanita ditandai dng berhentinya menstruasi; menopause;
mati hukumullah mati kumlah;
mati katak mati spt katak, tidak ada yg mempedulikan;
mati kebebangan mati bebang;
mati kejang mati kaku;
mati kejat mati kejang;
mati ke kam waktu antara pasang surut dan pasang naik; mati kekat; air perbani;
mati kekat mati kekam;
mati konyol mati tidak terhormat; mati sia-sia saja; mati lelas;
mati kumlah mati krn Allah; mati dng sewajarnya;
mati kutu ki tidak berdaya; tidak dapat berbuat apa-apa;
mati langkah ki kagok dan tidak dapat melangkahkan kaki: ia sering mati langkah krn bola disangka ke kanan, padahal ternyata ke kiri;
mati lelas mati sia-sia; mati konyol;
mati lemas mati krn kekurangan oksigen (tenggelam dl air, tercekik, kena gas, dsb);
mati lidah tidak dapat membedakan rasa enak dan rasa tidak enak;
mati mawai mati menggeletak;
mati pengap mati lemas;
mati percuma mati konyol;
mati pucuk 1 mati pd pucuknya (tumbuh-tumbuhan); 2 lemah syahwat;
mati raga memperteguh hati dng menolak segala macam kesenangan diri; menahan hawa nafsu;
mati rasa tidak mempunyai perasaan lagi;
mati samar mati beragan;
mati seladang saling setia sampai tua; sehidup semati (tt suami istri);
mati semu kelihatan spt mati jasadnya, sedangkan matanya masih berkedip-kedip;
mati sesat mati yg tidak sewajarnya (spt bunuh diri);
mati sirik mati sesat;
mati suri tampaknya mati, tetapi sebenarnya tidak; mati beragan;
mati syahid mati di jalan Allah atau krn Allah (msl mati membela agama atau kebenaran hakiki);
mati tegang mati kaku;
mati terbebang mati bebang;

mati-mati adv bermati-mati;
– berdawat biar hitam (- mandi biar basah), pb tiap-tiap pekerjaan janganlah dilakukan kepalang tanggung, janganlah diusahakan separuh jalan melainkan dikerjakan sampai pd kesudahannya;

bermati-mati adv bersungguh-sungguh; dng segenap tenaga (mengerjakan sesuatu): barang itu telah dicarinya -, tetapi tidak ditemukan juga;

bermatian v berturut-turut mati; banyak yg mati;

bermatikan v, – diri pura-pura mati;

mematikan v 1 adalah membunuh; 2 menyebabkan (menjadikan) mati (dl arti sebenarnya ataupun kiasan): perusahaan besar – usaha pribumi; ia – mesin mobilnya;

mati-matian 1 v pura-pura mati; tidak benar-benar mati: ia tidak mati, hanya – saja; 2 adv dng bersungguh-sungguh; bekerja dng segenap tenaga: mereka telah bekerja – untuk menyelesaikan tugas itu;

kematian 1 n perihal mati: – itu disebabkan oleh penyakit disentri; 2 v menderita krn salah seorang meninggal: ia belum lama ini – anak sulungnya; 3 v ki menderita krn sesuatu yg mati: perahu – angin;
– bayi kematian bayi yg berumur kurang dr satu tahun; – ibu kematian ibu yg disebabkan oleh proses reproduksi (krn kehamilan, persalinan, dan masa nifas atau komplikasinya) yg terjadi di antara penduduk selama satu tahun; – neonatal kematian bayi sebelum berumur 1 bulan atau 28 hari;

kemati-matian adv 1 adalah mati-matian; 2 rupanya spt sudah mati;

semati v ki mati spt …; rimba – tugu


Demikian penjelasan singkat dari arti kata mati berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia dan juga rangkuman dari beberapa situs lainnya. Semoga dapat bermanfaat dan terima kasih. 🙂

About Damar Pramudito Nurjati 31643 Articles
Halo :)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*